
Sumber : Harian Umum GALAMEDIA Senin, 7 Juni 2004 Sentra Perdagangan Barang-Barang Murah Di Gedung Dezon, Jln. Asia-Afrika Bandung, Minggu (6/6) Siang Dibanjiri Tukang Tato Profesional Dari 34 Studio Tato Dari Beberapa Kota Besar Di Indonesia. Kedatangan Para Tukang Tato Tersebut Dalam Rangka Mengikuti Acara National Tattoo Art Festival 2004 Yang Digelar Kent Tattoo Piercing Indonesia Bersama Neurotic Clothes Co. Dalam Kesempatan Tersebut, Mereka Memperlihatkan Atraksi Langka, Unik, Dan Mengagumkan. Festival Itupun Menampilkan Berbagai Lomba, Seperti Pemilihan Gambar Tato Terbaik, Pemilihan Tato Terbanyak, Dan Lomba Studio Tato Yang Meliputi Pemilihan Gambar Tato Terbanyak, Pemilihan Kerapihan Tato Terbaik Serta Pemilihan Kecepatan Tato Terbaik. Puncak Gelaran Ini Ditandai Dengan Demo Seorang Pria Yang Ditato Oleh Sembilan Tukang Tato Profesional. Gelar National Tattoo Art Festival 2004 Yang Dimulai Sekitar Pukul 11.00 WIB Siang Ini, Tidak Hanya Mendapat Sambutan Meriah Pengunjung Dari Bandung Dan Sekitarnya, Tapi Juga Dari Kru Studio Tato Yang Berdatangan Dari Beberapa Kota Besar Di Indonesia. Acara Pembukaannya Pun Cukup Menarik, Dengan Diiringi Musik Kontemporer Kolaborasi Wie Dan Suara Alam 57. Dalam Acara Yang Dipandu Kwartet Ngocol, Seperti Niko, Satria, Ryan, Dan Ucie Ini, Yang Bertindak Sebagai Dewan Juri Adalah Mereka Yang Berpostur Tinggi Besar Dan Bertato. Mereka Adalah Wawan Gunawan, Agustinus Outnel, Toni Dan Kiki. Lomba Yang Melibatkan Tukang Tato Profesional Dari Studio Tato Ternama Di Indonesia Itu, Dihadiri Dolphin Tattoo ( Bali ), Demon Tattoo ( Bali ), Radjah Skin Design ( Surabaya ), Kill Cat Body Piercing & Tattoo Art Studio ( Yogya ), Toxic Tattoo ( Yogya ), Eternity Tattoo Parlor ( Yogya ), Java Tattoo Club ( Yogya ), Sonnee Tattoo ( Semarang ), Eternity Tattoo ( Magelang ), Dan Awang Tattoo ( Semarang ). Selanjutnya, Gaul Tattoo ( Palembang ), Legalize Tattoo ( Bogor ), Lucky Tattoo ( Bandung ), Wandy Tattoo ( Bandung ), Konselir Tattoo ( Bandung ), Deep Blue Tattoo ( Bandung ), Yure Tattoo ( Bandung ), Kurnia Tattoo ( Bandung ), Circle Tattoo ( Bandung ), Vim Tattoo ( Jakarta ), Bucks Buks ( Jakarta ), Dan Aliung Tattoo ( Jakarta ). Kemeriahan Acara Itu Terlihat Saat Seorang Pria, Anggota Kent Tattoo Piercing Indonesia, Boy Ditato Oleh Sembilan Tukang Tato Profesional Selama Lebih Kurang Satu Jam. Hebatnya, Boy Sama Sekali Tidak Terlihat Kesakitan. Persiapan Yang Saya Lakukan Cuma Istirahat Melakukan Kegiatan Satu Hari Dan Tidur Cukup Waktu, Katanya, Seraya Menambahkan, Ia Sama Sekali Tidak Merasa Sakit Ditato Oleh Icha Dan Angga ( Kent Tattoo ), Dolphin, Deep Blue Sky, Made Bugi, Wandi, Ajeng, Made Isu, Djoni, Sonny Dan Paul. Ketua Pelaksana National Tattoo Art Festival 2004, Kent Kent Menyatakan Sangat Puas Dengan Terselenggaranya Acara Yang Tergolong Even Nasional Itu. Sebab, Tidak Kurang Dari 30 Studio Tato Dari Beberapa Kota Besar Di Indonesia Terlibat Dalam Acara Tersebut. Sungguh, Saya Sangat Puas Dengan Kelancaran Dan Kesuksesan Acara National Tattoo Art Festival 2004. Terbukti, Acara Ini Banyak Mendapat Perhatian Pengunjung Yang Memadati Arena Dezon Festival 2004, Ujar Kent Kent Yang Juga Pemilik Kent Tattoo Piercing Studio Di Jl.Wangsareja, Bandung. Juara Pertama Diraih Toxic Tattoo (Yogyakarta), Juara Kedua Dolphin Tattoo (Bali), Dan Juara Ketiga One Die Tattoo (Bandung). Sedangkan Untuk The Best Terpilih Sonnee Tattoo (Semarang). Untuk Kategori Umum Terpilih Sebagai Juara Pertama No.Peserta 46, Kedua No.Peserta 45, Dan Ketiga No.Peserta 15, Sedangkan The Best No.Peserta 26. (Soleh Sobarie/)