PENTING: SEMUA ISI KONTEN DALAM WEBSITE INI MERUPAKAN HAK KENT TATTOO STUDIO SEBAGAIMANA MESTINYA. KONTAK TELEPON 082216630321 MERUPAKAN NOMOR PRIBADI KENT       
KENT MEDIA CETAK
SELEPAS 2000, MODIF OLD SCHOOL SEPERTI GAMBAR RAJAWALI, TENGKORAK, PISAU BERSILANG, BANYAK DITINGGALKAN.
SELEPAS 2000, MODIF OLD SCHOOL SEPERTI GAMBAR RAJAWALI, TENGKORAK, PISAU BERSILANG, BANYAK DITINGGALKAN.

Sumber : TEMPO Edisi 12-18 April 2010 Pemuda Itu Menelungkup Pasrah. Punggung Telanjangnya Berubah Menjadi Kanvas. Jarum Dari Mesin Tato Berperan Sebagai "Kuas" Yang Merajah Permukaan Kulit. Dua Seniman Tato Bersama Berkarya Di Permukaan Tubuhnya, Menyisakan Desis Mesin Tato Dan Jejak Grafis. Di Area Yang Sama, Di Ruang Dengan Demarkasi Pita Merah, Terlihat Pemandangan Serupa. Dua Seniman Tato Dan Satu Orang Klien. Mereka Ditato Di Keremangan Ruang Klub Liquid, Yogyakarta.  Itulah Secuil Pemandangan Tattoo Show 2010 Di Yogyakarta, Pertengahan Februari Lalu. Atraksi Itu Diberi Nama Double Trouble. "Kami Tampilkan Yang Berbeda," Kata Athong Sapta Rahardja, 31 Tahun, Penanggung Jawab Java Tattoo Club Indonesia, Penyelenggara Acara. "Umumnya Satu Tubuh Ditato Satu Orang." Tapi Dalam Pertunjukan Ini Satu Tubuh Ditato Dua Penato.  Selain Atraksi, Digelar Kontes Tato Dengan 10 Kategori, Yaitu Oriental, Tribal, Realis, New School, Old School, Back Piece, Sleeve, Flora, Fauna, Dan Religi. Ada Juga Permainan Tato Lucu (Tattoo Fun Games) Seperti Penampilan Tato Wajah,, Tato Nama, Tato Sekujur Tubuh Atau Best Full Body, Tato Macan (Seiring Dengan Tahun Macan), Tato Hanacaraka, Juga Tato Rock 'N Roll.  Belum Sebulan Berselang, Pertunjukan Tato Kembali Digelar. Kali Ini Di Bali, Tepatnya Di Double D Sport Bar, Kuta. Atraksinya Tak Kalah Ekstrem. Sementara Sebelumnya Dua Seniman, Kini Empat Seniman Tato Merajah Satu Tubuh. Seiring Dengan Suara Musik Yang Mereda, Empat Lukisan Terpahat Di Punggung Dan Dua Kaki Pun Kelar. Inilah Salah Satu Acara Dalam Kontes Tato Gaya Bali, Gaya Bebas Dan Mewarnai.  Pesta Tato Di Bali Ini Bersamaan Dengan Peluncuran Magic Ink, Majalah Khusus Tato Pertama Di Indonesia. "Untuk Mewadahi Interaksi Antar Seniman, Konsumen Dan Penggemar Tato," Kata Bagus Ferry, Pemimpin Redaksi Magic Ink.  Tak Berselang Lama Setelah Acara Di Bali, Kontes Tato Kembali Di Helat Di Blitar, Jawa Timur, Pertengahan April Lalu. Blitar Tattoo Fiesta, Begitu Tajuknya. Selanjutnya Kembali Ke Bali, Bakal Ada Pesta Yang Lebih Seru. Awal Tahun Ini, Juga Ada Kontes Tattoo Di Mangga Dua, Jakarta.  Tattoo Di Indonesia Memang Tidak Lagi Terbatas Pada Interaksi Anatara Seniman Tattoo Dengan Klien Di Ruang Praktek Tattoo. Seni Tubuh Ini Telah Keluar Ke Area Publik Melalui Perayaan Ala Festifal Di Berbagai Kota. Kreatifitas Pun Berkembang, Meski Masih Ada Tekanan Dan Ancaman. Seperti Yang Terjadi Di Bandung. "Sulit Menggelar Acara Tattoo Besar Dalam Empat Tahun Terakhir. Ada Ancaman Akan Dibubarkan," Kata Ebi, Seniman Tattoo Ebi Studio, Menyebut Organisasi Massa Dengan Bendera Agama Yang Selalu Mengancam Bila Ada Acara Tattoo Di Bandung.  Menurut Pengamat Sosial Dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Hatib Abdul Kadir, Tattoo Di Indonesia Saat Ini Mencapai Tahap Yang Makin Terbuka. Bergerak Dari Trend Fashion Masyarakat Perkotaan, Meski Masih Dilakukan Di Tempat Tertutup-Ruang Praktek Artis Tattoo-Menjadi Perayaan Yang Terbuka Dan Massal. Fenomena Ini, Menurut Dia, Merupakan Pergeseran Dari Fase Kriminalisasi, Ketika Orang Bertattoo Identik Dengan Penjahat. "Ini Perayaan Apoliti Sasi Tattoo, Kontrol Dari Negara Dan Masyarakat Melonggar."  Dari Penulusuran Hatib, Seperti Dituangkan Dari Bukunya, Tato (2006), Peminggiran Tato Terjadi Sejak Pra Kemerdekaan. Ketika Itu Tato Lekat Dengan Tradisi Terdesak. Tatkala Jepang Menguasai Bali, Penjahat, Pembunuh, Dan Perampok Ditandai Dengan Tato Gambar Bulan-Bintang, Rantai, Kapak, Sampai Tanda Nomor Tahanan.  Proses Itu Dilanjutkan Orde Baru Di Awal Berkuasa Pada 1970-An. Tato Dianggap Bertentangan Dengan Agama Mayoritas Dan Kerap Diidentikan Dengan PKI Atau Kriminal. Orang Bertato Terancam Ketika Korban "Petrus" (Penembakan Misterius) Yang Rata-Rata Bertato. Pada Masa Itu, Orang Bertato Tak Bisa Jadi Pegawai Negeri Atau Tentara.  Era Itu Sudah Lewat. Sekarang Pesta Tato Diselenggarakan Dimana-Mana.